Ekonomi Koperasi Minggu 4 Bentuk Organisasi


MAKALAH EKONOMI KOPERASI
BENTUK ORGANISASI
MINGGU 4
Dosen : Tedy Ardiansyah SE, AS, MM
Description: Hasil gambar untuk gambar logo gunadarma

Disusun Oleh :

                             Nama                   : Neni Pujianti
                             NPM                    : 15216384
                             Kelas                    : 3EA27


PROGAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018

Kata Pengantar

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan kasih‐Nya, atas anugerah hidup dan kesehatan yang telah kami terima, serta petunjuk‐Nya sehingga kami diberikan kemampuan dan kemudahan dalam penyusunan Makalah Ekonomi Koperasi tentang Bentuk Organisasi.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih belum cukup baik, kami menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam  makalah ini. kami juga menyadari bahwa kami masih banyak mempunyai keterbatasan pengetahuan dalam materi, sehingga menjadikan keterbatasan bagi saya pula untuk memberikan penjelasan yang lebih dalam tentang masalah ini, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan karya tulis ini.

Akhir kata, saya mohon maaf sebesar-besarnya bila terdapat kekurangan dan kesalahan. semoga makalah ini membawa manfaat bagi kita dan juga dapat menambah pengetahuan kita agar dapat lebih luas lagi.


Bekasi, 21 Oktober 2018


DAFTAR ISI
COVER............................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR........................................................................................................ ii
DAFTAR ISI...................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
      1.1  Latar Belakang............................................................................................................. 1
      1.2  Rumusan Masalah........................................................................................................ 1
      1.3  Tujuan Penulisan.......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
      2.1  Konsep Koperasi......................................................................................................... 2
      2.2  Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi............................................................... 3
      2.3  Sejarah Berkembangnya Koperasi ............................................................................. 4

BAB III PENUTUP
3.1   Kesimpulan...................................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................... 8


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
      Struktur organisasi selalu menjadi faktor penting yang mempengaruhi perilaku individu-individu dan kelompok-kelompok yang ada di dalam organisasi aturan-aturan baru mengenai manajemen dalam lingkungan bisnis global saat ini membuat pertimbangan-pertimbangan struktur menjadi lebih kritis. Kini para manajer dihadapkan dengan berbagai kemungkinan struktur yang berbeda. 

      Organisasi memiliki tujuan dan berorientasi pada tujuan sehingga struktur organisasi pun juga memiliki tujuan dan berorientasi pada tujuan. Konsep mengenai struktur organisasi melibatkan berbagai tujuan, dan meyakini bahwa para pemimpin organisasi seharusnya memikirkan struktur dalam kaitanya dengan kontribusi struktur terhadap keefektifan organisasi. Meskipun hubungan yang pasti antara struktur dan keefektifan organisasi sulit diketahui.


1.2  RUMUSAN MASALAH
           1.      Apa yang di maksud dengan Bentuk Organisai ?
           2.      Apa yang di maksud Hirarki Tanggung jawab ?
           3.      Apa yang dimaksud dengan Pola Manajamen ?

1.3  TUJUAN
      Agar mahasiswa dapat memahami & menjelaskan mengenai Bentuk Oraganisai.


     
BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Bentuk Organisasi
           2.1.1                  Menurut Hanel
            Suatu sistem sosial ekonomi atau sosial tehnik yang terbuka dan berorientasi pada tujuan
Sub sistem koperasi :
·                      individu (pemilik dan konsumen akhir)
·                      Pengusaha Perorangan/kelompok ( pemasok /supplier)
·                      Badan Usaha yang melayani anggota dan masyarakat
         2.1.2                  Menurut Ropke
Identifikasi Ciri Khusus
·                     Kumpulan sejumlah individu dengan tujuan yang sama (kelompok koperasi)
·                     Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi sosial ekonomi (swadaya kelompok koperasi)
·                     Pemanfaatan koperasi secara bersama oleh anggota (perusahaan koperasi)
·                     Koperasi bertugas untuk menunjang kebutuhan para anggotanya (penyediaan barang dan jasa)
Sub sistem :
·                      Anggota Koperasi
·                      Badan Usaha Koperasi
·                      Organisasi Koperasi
  
2.2  Hirarki Tanggung Jawab
           2.2.1                  Pengurus
            Pengurus adalah seseorang yang mengelola koperasi dan usahanya.
Seperti :
1.                  Mengajukan rancangan Rencana kerja, budget dan belanja koperasi,
2.                  Menyelenggarakan rapat bagi para anggotanya,
3.                  Mengajukan laporan keuangan & pertanggung jawaban,
4.                  Maintenance daftar anggota dan pengurus,
5.                  Wewenang, Mewakili koperasi di dalam & luar pengadilan,
6.                  Meningkatkan peran koperasi di masyarakat.
2.2.2                  Pengelola
                        Pengelola adalah Karyawan / Pegawai yang diberikan kuasa & wewenang oleh pengurus untuk mengembangkan usaha dengan efisien & professional, Hubungannya dengan pengurus bersifat kontrak kerja, dan dapat diangkat serta diberhentikan oleh pengurus.
2.2.3                  Pengawas
            Pengawas adalah Perangkat organisasi yang dipilih dari anggota dan diberi mandat untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya organisasi & usaha koperasi.
Dengan UU 25 Th. 1992 pasal 39 yang bertuliskan :
·                          Bertugas untuk melakukan pengawasan kebijakan dan pengelolaan koperasi,
·                          Berwenang untuk meneliti catatan yang ada & mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.
2.3  Pola Manajemen
      Pengertian manajemen koperasi yang sering dipakai adalah suatu cara mencapai tujuan koperasi dengan bekerjasama sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi, definisi ini tidak akan anda temukan dalam jurnal manajemen koperasi manapun karena saya memang ini adalah hasil pemikiran saya yang saya rumuskan sendiri

      Dengan demikian Manajemen Koperasi dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mencapai tujuan melalui usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan.Untuk mencapai tujuan Koperasi, perlu diperhatikan adanya sistim Manajemen yang baik, agar tujuannya berhasil, yaitu dengan diterapkannya fungsi-fungsi Manajemen.
1.      Rapat Anggota
a.        Koperasi merupakan kumpulan orang atau badan hukum koperasi.
b.        Koperasi dimiliki oleh anggota, dijalankan oleh anggota dan bekerja untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat.
c.         Rapat anggota adalah tempat di mana suara-suara anggota berkumpul dan hanya diadakan pada waktu-waktu tertentu.
d.        Setiap anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Seorang anggota berhak menghadiri rapat anggota dan memberikan suara dalam rapat anggota serta mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus baaik di luar maupun di dalam rapat anggota. Anggota juga harus ikut serta mengadakan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha koperasi.
2.      Pengurus Koperasi
a.        Pengurus koperasi adalah orang-orang yang bekerja di garis depan, mereka adalah otak dari gerakan koperasi dan merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu koperasi.
b.        Tugas dan kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat anggota.
3.      Pengawas
a.        Tugas pengawas adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan.
b.        Pengawas bertindak sebagai orang-orang kepercayaan anggota dalam menjaga harta kekayaan anggota dalam koperasi.
Syarat-syarat menjadi pengawas yaitu:
1.        Mempunyai kemampuan berusaha
2.        Mempunyai sifat sebagai pemimpin, yang disegani anggota koperasi dan masyarakat sekelilingnya. Dihargai pendapatnya, diperhatikan saran-sarannya dan iindahkan nasihat-nasihatnya.
Seorang anggota pengawas harus berani mengemukakan pendapatnya.
1.        Rajin bekerja, semangat dan lincah.
2.        Pengurus sulit diharapkan untuk bekerja full time.
3.        Pengurus mempunyai tugas penting yaitu memimpin organisasi sebagai keseluruhan.
4.        Tugas manajer tidak dapat dilaksanakan sebagai tugas sambilan tapi harus dilaksanakan dengan penuh ketekunan.
4      Manajer
            Peranan manajer adalah membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya; mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi (to get things done by working with and through people).
Pendekatan Sistem pada Koperasi
Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu:
1.                  Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial (pendekatan sosiologi).
2.                  Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar (pendekatan neo klasik).



BAB III
PENUTUP
A.           KESIMPULAN
            Dalam makalah telah di jelaskan bentuk-bentuk Organisasi Menurut Para Ahli, Hirarki Tanggung Jawab dan Pola Manjemen. Pemahaman akan tugas dan tanggung jawab di dalam sebuah organisasi mutlak diperlukan untuk tercapainya profesionalitas di dalam melaksanakan tugas-tugas dari sebuah organisasi. Implementasi karakteristik suatu struktur organisasi di dalam manajemen membantu pengontrolan bagian-bagian sebuah organisasi.

            Suatu Organisasi akan berjalan lancar bila dsetiap individu yang tergabung di dalamnya memahami tujuan suatu organisasi dan bekerja semaksimal mungkin sesuai tanggung jawab yang di berikan padanya
Daftar Pustaka

Komentar

Postingan Populer